Terkini

Ingin upgrade skill tanpa ribet? Temukan kelas seru dan materi lengkap hanya di YukBelajar.com. Mulai langkah suksesmu hari ini! • Mau lulus? Latih dirimu dengan ribuan soal akurat di tryout.id.

Pendidikan

Kemendikdasmen: Adab Berbahasa Cermin Jati Diri Bangsa

Kemendikdasmen: Adab Berbahasa Cermin Jati Diri Bangsa
F74eca5a9982e412.jpg (Foto: BeritaOpini/Dokumentasi)

Sabtu, 05 Juli 2025 | 05:05 WIB

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, menegaskan pentingnya menjaga adab dalam berbahasa sebagai cerminan jati diri bangsa Indonesia. Dalam program Pak Menteri Menyapa: Guru Bahasa Indonesia yang digelar di Gedung A Kemendikdasmen, Jakarta Pusat, Selasa, 24 Juni 2025, Mu’ti mengungkapkan keprihatinannya terhadap merosotnya keadaban berbahasa, khususnya di media sosial.

“Bahasa bukan sekadar alat komunikasi. Lebih dari itu, cara kita berbicara mencerminkan siapa kita sebagai bangsa,” ujar Mu’ti di hadapan para guru bahasa Indonesia.

Mu’ti menyebut bahwa budaya berbahasa yang santun dan beradab telah terkikis oleh kebiasaan masyarakat yang semakin permisif terhadap kata-kata kasar, jorok, bahkan merendahkan martabat orang lain di ruang publik digital.

“Menurut saya, keadaban berbahasa sudah pada level yang sangat serius. Kata-kata kasar, kata-kata kotor, dan sejenisnya kini sudah dianggap biasa. Ini sangat mengkhawatirkan,” tegas Mu’ti.

Ia juga menyoroti perilaku pengguna media sosial yang sering kali mengabaikan etika dalam menyampaikan komentar. Hal ini tidak hanya mencerminkan rendahnya literasi digital, tetapi juga mengaburkan nilai-nilai sopan santun yang selama ini dijunjung tinggi oleh masyarakat Indonesia.

“Saya kadang membaca komentar di media online tentang pernyataan saya sebagai menteri, dan kolom komentarnya penuh dengan ungkapan yang tidak mencerminkan keadaban,” keluh Mu’ti.

Menurutnya, pembelajaran bahasa Indonesia tidak boleh hanya fokus pada struktur bahasa atau tata bahasa, melainkan juga harus mengajarkan nilai, adab, dan etika dalam bertutur. Ia mengajak semua elemen pendidikan untuk menanamkan kesadaran ini kepada generasi muda.

Mu’ti menegaskan bahwa adab berbahasa adalah pondasi utama dalam membentuk karakter bangsa yang bermartabat, berempati, dan memiliki rasa hormat terhadap sesama.

Baca Juga