Kemendikdasmen Tutup Bimtek ToT Calon Pengajar Koding dan AI, Siapkan Fasilitator untuk Transformasi Digital Pendidikan
Sabtu, 05 Juli 2025 | 10:17 WIB
Kegiatan Bimbingan Teknis Training of Trainers (Bimtek ToT) Calon Pengajar Koding dan Kecerdasan Artifisial (KA) Angkatan 5 Region 2 yang berlangsung selama enam hari di Makassar telah resmi ditutup oleh Staf Khusus Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah bidang Transformasi Digital dan Kecerdasan Artifisial, Dr. Muhammad Muchlas Rowi, MM. Penutupan ini menjadi tonggak dimulainya fase implementasi lapangan oleh para calon fasilitator.
Dalam sambutannya, Muchlas Rowi menyampaikan bahwa seluruh sekolah sasaran telah ditetapkan, dan petunjuk teknis (juknis) pemanfaatan Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Kinerja telah disosialisasikan. Para fasilitator akan segera melatih guru-guru di jenjang SD hingga SMK dalam pembelajaran koding dan kecerdasan artifisial, sebagai bagian dari upaya transformasi digital pendidikan nasional.
Muchlas juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas institusi. Fasilitator berasal dari berbagai latar belakang — LPD, UPT, maupun perguruan tinggi — dan akan menjalani proses pelatihan berjenjang dengan pendekatan In-On-In: melatih, mendampingi, mengevaluasi, dan melaporkan selama tiga bulan ke depan.
“Keberhasilan program ini membutuhkan partisipasi semesta, mulai dari kementerian, UPT, dinas pendidikan, guru, orang tua, hingga peserta didik,” ujar Muchlas.
Ekosistem pembelajaran yang akan dibangun dirancang berbasis teknologi, namun tetap mengedepankan konteks lokal dan nilai-nilai kebangsaan. Tujuan utamanya bukan hanya menciptakan peserta didik yang cakap teknologi, tapi juga yang mampu berpikir kritis, logis, dan inovatif serta memiliki kesadaran etis dalam penggunaan kecerdasan artifisial.
Penutupan kegiatan Bimtek ini sekaligus membuka jalan bagi para fasilitator untuk menjadi agen perubahan yang membawa pembelajaran koding dan KA lebih dekat ke ruang-ruang kelas, menguatkan pendidikan yang adaptif, relevan, dan berorientasi masa depan.
